Suhupublik, Kabupaten Toba, Sumatra Utara – Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) ke-1 Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Toba resmi menetapkan Franshendrik Tambunan sebagai Ketua KORMI Toba periode 2026–2030. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 30 April 2026 di Gedung Sinar Minang, Balige, ini menjadi tonggak awal kepengurusan KORMI dengan nomenklatur baru di Kabupaten Toba.
Penetapan tersebut dilakukan melalui proses musyawarah yang melibatkan berbagai unsur, termasuk Induk Organisasi Olahraga (Inorga). Dalam forum tersebut, peserta MUSKAB juga menitipkan pesan penting kepada kepengurusan yang baru agar mampu memperkuat kolaborasi dengan seluruh Inorga sebagai ujung tombak kemajuan olahraga masyarakat di Toba.
Pimpinan sidang, Doni Damanik, S.E., M.Si., Ak., dalam keterangannya kepada awak media menjelaskan bahwa MUSKAB ini dikategorikan sebagai yang pertama, seiring dengan perubahan nomenklatur dari Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI lama) menjadi Komite Olahraga Masyarakat Indonesia sesuai regulasi terbaru.
“Dengan hilangnya kata ‘rekreasi’, maka periode ini dianggap sebagai MUSKAB pertama. Ini juga sudah kita diskusikan dengan KORMI Pusat,” ujar Doni usai pelaksanaan sidang.
Ia juga mengakui adanya dinamika dalam proses pemilihan, termasuk kesalahpahaman dari sejumlah Inorga yang merasa tidak dilibatkan sejak awal. Menurutnya, hal tersebut menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan.
“Memang ada proses-proses yang belum terlaksana secara maksimal. Ketua-ketua Inorga merasa tidak dilibatkan sejak awal, padahal mereka memiliki figur yang diinginkan. Jujur saja, Inorga adalah ujung tombak majunya KORMI di Toba,” ungkapnya.
Sebagai pimpinan sidang, Doni menegaskan bahwa seluruh aspirasi dan masukan dari Inorga telah difasilitasi, termasuk terkait administrasi dan mekanisme pemilihan yang mengacu pada AD/ART organisasi.
Ia berharap ke depan KORMI Toba dapat membangun komunikasi yang lebih baik, tidak hanya di internal, tetapi juga dengan KORMI tingkat provinsi.
“Harapan saya, Ketua KORMI Toba mampu merangkul seluruh Inorga, melibatkan mereka dalam kepengurusan, sehingga tumbuh rasa memiliki dan kerja sama untuk memajukan olahraga masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KORMI Toba terpilih, Franshendrik Tambunan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya MUSKAB dengan baik, meskipun diwarnai dinamika sebagai bagian dari proses demokrasi.
“Walaupun ada riak-riak, itu hal yang wajar dalam demokrasi. Justru menjadi bahan evaluasi agar ke depan kita bisa lebih baik,” ujarnya.
Frans menegaskan bahwa keputusannya untuk maju sebagai calon ketua didasarkan pada dukungan penuh dari Inorga. Ia bahkan menyebut siap mundur jika tidak mendapat dukungan tersebut.
“Dari awal saya sampaikan, saya maju jika didukung Inorga. Dan hari ini saya melihat dukungan itu nyata. Kalau tidak ada dukungan, mungkin saya sudah tidak di sini,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kepercayaan yang diberikan dan mengajak seluruh elemen olahraga masyarakat untuk bersatu membangun KORMI Toba ke arah yang lebih baik.
“Mari kita bersama-sama, baik Inorga yang lama maupun yang baru, bergandengan tangan untuk memajukan olahraga masyarakat di Kabupaten Toba,” tutup Frans.












