Suhupublik,Toba – Usai mengikuti ibadah Perayaan Paskah se-Rayón Asahan sekaligus kegiatan penggalangan dana pembangunan Gereja Katolik St. Markus Adian Baja Paroki St. Pius X Aek Kanopan, warga Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti menggelar temu ramah bersama Pemerintah Kabupaten Toba dan Kapolres Toba di halaman kantor desa.
Dalam pertemuan tersebut, warga secara langsung menyampaikan keresahan mereka terkait maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan desa. Kondisi ini bahkan disebut telah berdampak pada meningkatnya aksi pencurian hasil perkebunan milik masyarakat.
Tokoh masyarakat, Wasinton Siagian, menyampaikan harapan agar persoalan ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
“Kami berharap ini dapat menjadi atensi Bapak Kapolres. Kami sudah sangat resah dengan peredaran narkoba di desa kami ini,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Toba, Vinsensius Jimmy Parapaga, mengakui adanya keterbatasan jumlah personel dalam menjalankan tugas pengamanan secara maksimal.
“Polisi tidak bisa hadir dalam waktu 1 x 24 jam. Tapi kami berterima kasih atas dukungan masyarakat terhadap tugas Polri,” jelasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat peran serta dalam menjaga keamanan lingkungan dengan memberdayakan simpul-simpul sosial yang ada di desa, serta meningkatkan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas. Selain itu, masyarakat diminta membangun “imun sosial” sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.
Kapolres turut mengingatkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengaduan melalui hotline 110 yang aktif selama 24 jam.
“Silakan dihubungi jika ada peristiwa tindak pidana atau hal lain seperti kecelakaan. Namun, jangan mempermainkan panggilan tersebut,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, dalam arahannya menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan pemerintah dalam memberantas narkoba.
“Agar ini berhasil, kita harus bekerja sama. Jika Bapak-Ibu tidak berani melapor, maka kita akan menjadi korban,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi tindak pidana kepada pihak berwenang.
“Jangan khawatir saat melapor. Itu tanda kepedulian kita. Karena itu, kita harus bekerja sama,” pungkasnya.
(Tomuan.S)












