suhupublik.com oleh (T.akbar) kaperwil
LANGSA – Seorang konsumen bernama Zul menyampaikan kekecewaannya atas pelayanan yang dinilai tidak jujur dan kurang ramah di SPBU Sungai Lung, Kota Langsa. Ia menuding adanya dugaan oknum petugas yang berusaha memberikan informasi tidak benar terkait ketersediaan bahan bakar minyak jenis Pertalite, Selasa (22/9).
Kronologi bermula ketika Zul datang ke SPBU tersebut dan menanyakan langsung kepada seorang petugas pria apakah stok minyak sudah habis. Petugas itu dikatakan hanya mengangguk iya, sehingga Zul berasumsi BBM sudah tidak tersedia.
Namun, sebelum meninggalkan lokasi, Zul mencoba mendatangi loket pengisian Pertamax yang masih berada di lingkungan SPBU, lalu kembali menanyakan hal yang sama kepada petugas yang bertugas di sana.
“Dik, abang mau tanya minyak Pertalitenya sudah habis ya?” tanya Zul.
Petugas di loket Pertamax justru menjawab sebaliknya, lalu berteriak menegaskan kepada rekan kerjanya di loket Pertalite bahwa stok masih tersedia. Tak lama kemudian, petugas tersebut kembali menegaskan kepada Zul: “Masih ada kok, Pak.”
Perubahan jawaban yang mendadak itu membuat Zul merasa dibohongi. Ia mempertanyakan mengapa petugas pertama (pertalit) tidak memanggilnya kembali jika ternyata stok masih ada setelah ia pergi.
“Jujur saya kecewa. Kalau memang masih ada, kenapa tidak dipanggil saat saya pergi? Apa begini cara kerja petugas di SPBU Sungai Lung?” ujar Zul kepada wartawan.
Ia juga menilai sikap petugas terkesan tidak menghargai konsumen, apalagi ia sudah berusia lanjut.
“Kamu itu pelayan, kenapa otaknya tidak dipakai? Tidak dihargai orang tua, lalu dibohongi begitu,” ungkap Zul dengan nada kecewa.
Zul berharap manajemen SPBU Sungai Lung dapat menindaklanjuti hal ini dan mengingatkan seluruh petugas agar lebih ramah, jujur, dan menghargai setiap konsumen yang datang. Pelayanan yang baik dan informasi yang benar dinilai penting agar masyarakat tidak merasa dikecewakan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola SPBU Sungai Lung terkait keluhan tersebut.












